MENGAPA PUSAT BUMI BEGITU PANAS ?
Jika bumi adalah buah dan kita dapat membelahnya menjadi dua, kita akan melihat beberapa lapisan melingkar di dalamnya. Kerak bumi lapisan paling luar seperti kulit buah. Tanah di pekaranganmu atau taman adalah sisi luar kerak, yang tebalnya sekitar 24 sampai 48 km. kalau kamu menggali tanah dan pasir, dan akhirnya kamu akan bertemu batuan. Sebagian besar kerak, lapisan-lapisan granit. Di tempat-tempat seperti Grand Canyon, di mana air telah mengikis sebagian kerak, lapisan-lapisan granit menjadi terlihat. Di bawah samudera, kerak lebih tipis, tebalnya hanya sekitar 4,5 km di bawah dasar lautan, dan terutama terbuat dari basal,jenis batu lainnya. Di bawah kerak terdapat mantel yang sangat tebal, sekitar 2.900 km. (kalau kamu dapat mengemudi mobil dengan kecepatan 80 mil per jam ke dalam terowongan yang dibuat menembus mantel, dibutuhkan 36 jam untuk sampai ke ujungnya. Namun perjalanan ke pusat Bumi mustahil dilakukan, karena panas dan tekanannya terlalu besar). Para illmuwan tidak tahu banyak mentel yang tersembunyi, tetapi bagian atasnya seperti nya terutama terbuat dari batuan yang disebut peridotit. Peridotit mengandung mineral-mineral seperti olivin, piroksin, dan garnet(batu merah yang kita gunakan dalam perhiasan). Setidaknya sebagian mantel, kata para ilmuwan,sagat mudah dibentuk, seperti lilin mainan. Ini karena batuan leleh cair membungkus butiran-butiran batuan padat.
Akhirnya, di bawah mantel tedapat pusat bumi, intinya yang tebalnya 3.200 km sampai ke inti dalam. Tersembunyi dari kehangatan matahari, mungkin orang mengira inti ini lebih dingin daripada kubut utara dan selatan. Tetapi kenyataannya di sana luar biasa panas, paling sedikit 2.200o sampai 3.300o. inti itu begitu panas sampai sisi luarnya cair, terdiri dari logam cair. Bayangkan bengkel pekeburan kuali besi dan kamu bisa membayangkan seperti apa di inti luar: besi cair panas, dengan sejumlah oksigen dan sulfur tercampur di dalamnya. Saat bumi berputar, arus mengalir di dalam samudera tersembunyi. Inti bumi densitasnya sangat tinggi. Dibebani oleh sebagian besar beban planet, inti ini berada di bawah tekanan hebat, dan materi di sana didesak merapat menjadi satu.
Karena tekanannya sangat besar, para ilmuwan berpendapat inti dalam bumi adalah bola besi padat (dengan sejumlah oksigen dan sulfur) tersimpan rapi di tengah planet kita. Walaupun suhunya seperti tungku perapian yang menyala-nyala, tekanan luar biasa itu menjaga molekul-molekul besi menyatu sedemikian rapat sampai bola logam itu tidak bisa meleleh. Dikelilingi oleh samudera logam cair, bola itu yang berukuran sekitar sepertiga bulan, mirip planet di dalam planet. Darimana datangnya semua panas di dalam bumi itu ? sebagian besar dihasilkan 4,6 miliyar tahun lalu, dari dampak benturan benda-benda langit yang lebih kecil yang saling bertabrakan di ruang angksa. Tetapi sebagian besar panas itu, menurut para ahli geologi dating dari radioaktivitas alamiah jauh di dalam bumi.
Unsure-unsur radioaktif yang terjebak di dalam bumi mengelarkan partikel-partikel, seprti electron partikel-partikel ini bertumbukan dengan atom-atom di lapisan-lapisan batu, memindahkan sebagian energi mereka ke atom-atom batuan, sehingga batuan memanas. Ketika bumi masih muda, unsur-unsur radioaktif ini menyebabkan batuan di bumi menjadi sangat,sangat panas. Batuan cenderung mempertahankan panas (bayangkan sepanas apa batu di bawah sinar matahari). Dan karenanya semua panas itu terjebak di dalam bumi. Saat jutaan tahun berlalu, bagian dalam bumi menjadi begitu panas dan besi dalam batuan meleleh. Besi yang berat terpisah dari logam-logam yang lebih ringan dan tenggelam ke pusat bumi, membentuk intinya.






0 Response to "Pengetahuan"
Posting Komentar